Menyusuri Keindahan Sejarah dan Budaya di Douglas Arizona – Punya keinginan bertandang ke Arizona, Amerika Serikat? Douglas wajib masuk dalam bucket list anda. Terletak di sebuah daerah bernama Cochise County, Arizona, Douglas sangat terkenal dengan budaya dan sejarahnya yang panjang.

1. Sejarah

Kota yang berada di ketinggian 4032 kaki ini, pertama kali dihuni oleh warga Spanyol pada abad ke 18. Sebuah tempat bernama Presidio de San Bernardino yang didirikan pada tahun 1776 kemudian ditinggalkan pada tahun 1780.

Angakatan Darat Militer Amerika mendirikan sebuah markas San Bernardino pada pertengahan abad ke 19 dan terletak di dekat Presidio. Kemudian pada tahun 1910, Camp Douglas dibangun tepat berada di sebelah kota.

Alasan pendirian Douglas adalah untuk dijadikan kota peleburan perawatan biji tambah di daerah Bisbee, Arizona. Tokoh penting yang menjadi pelopor pertambagan di Douglas adalah Dr. James Douglas. Pada masa tersebut, ada dua buah pabrik yang beroperasi sebagai tempat peleburan tembaga di Douglas.

Pada masa debut pertambangan di Douglas, The Calumet dan Arizona Company Smelter berdiri. Namun, pada taun 1904 sampai 1931, Phelps Dodge Corporation membeli kedua perusahaan diatas dan mengambil hak asuh smelter dari kedua perusahaan tersebut. Dan dari sinilah awal mula dioperasikannya The Copper Queen.

Pada tanggal 8 Februari 1903, terjadi penembakan brutal di Cowboys Home Saloon. Korbannya adalah pemilik bar yakni Lorenzo “Lon” Bass dan tersangkanya adalah Arizona Ranger William W. Webb. Kejadian mengerikan kembali terjadi pada tahun 1916, seorang pemimpin revolusioner asal Meksiko mengancam akan menyerang Doglas. Hal ini dikarenakan orang tersebut percaya bahwa Amerika harus bertanggung jawab atas kekalahannya pada sebuah pertempuran yang terjadi di Agua Prieta.

Pada tanggal 23 Juni 1926, seorang penginjil yang hilang bernama Aimee Semple McPherson berhasil ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di sebuah jalan yang terletak di Kota Agua Prieta, Meksiko. Kemudian, penginjil tersebut di bawa ke Douglas dan berbagi cerita mengenai sebuah kisah yang berkaitan dengan penyiksaan, penculikan dan pelarian.

Tindak kriminal pernah dilakukan oleh seseorang bernama Kartel Sinaloa pada tahun 1989. Kartel Sinaloa menggali sebuah terowongan antara sebuah rumah di Agua Prieta dengan sebuah gudang kosong yang berada di Douglas. Pembangunan ini ditujukan untuk menyelundupkan narkoba dengan melintasi pembatas internasional.

2. Budaya

Hotel Gadsden yang penuh dengan sejarah berlokasi di Douglas. Hotel megah yang memiliki 160 kamar ini dibangun pertama kali pada tahun 1907. Namun, generasi pertama dari hotel Gadsden telah runtuh akibat dilalap si jago merah.

Karena kejadian tersebut, Hotel Gadsden kembali dibangun pada tahun 1929. Hotel Gadsden masuk dalam daftar 400 bangunan bersejarah nasional di Douglas. Lobi megah Hotel Gadsden dihiasi dengan mural yang artistic di bagian jendelanya.

Bahkan, tidak hanya satu mural saja yang ada di Hotel Gadsden. Ada pula sebuah mural yang bernama Gurun Barat Daya dan menjadi salah satu karya seni adaptif yang mampu mengubah warna, kedalaman hingga sinaran cakrawala saat matahari sedang menampakkan wajahnya.

Sebuah jendela bergaya Tiffany juga turut menghiasi area Hotel Gadsden yang megah. Sebuah lukisan minyak karya Audley Dean Nicholas berada tepat dibawah jendela artistic tersebut.

Selain Hotel Gadsden, ada pula sebuah gedung theatre yang megah dan besar. The Douglas Grand Casino Online menjadi gedung Casino terbesar dan termegah yang dibangun pada tahun 1919 dan dinobatkan menjadi gedung teater terbesar diantara San Antonio dan Los Angeles.

Demikianlah ulasan mengenai sejarah dan budaya yang pernah terjadi di Kota Douglas. Meski terdengar asing dan klasik, Douglas tidak akan membuat kecewa para wisatawan yang datang mengunjunginya.

Leave a Reply